Setiap orang yang
bergabung dengan sebuah bisnis network-marketing pasti tahu bahwa kegiatan
rekruting merupakan urat-nadi perkembangan sebuah jaringan network-marketing.
Tanpa merekrut, jaringan bisnis Anda tidak akan berkembang sehingga
mengakibatkan bonus yang Anda peroleh juga tidak meningkat. Sebagian besar
distributor menganggap kegiatan rekruting sebagai salah satu kegiatan paling
sulit dalam mengembangkan sebuah bisnis network-marketing.
Doug Firebaugh, seorang
Top Leader industri network-marketing dari Amerika Serikat pernah mengatakan
bahwa kegagalan dalam melakukan rekruting timbul karena 5 alasan utama. Kelima
alasan tersebut adalah :
- Distributor yang tidak berkomunikasi dengan prospek : Semua distributor tahu bahwa untuk merekrut, mereka harus sering
memperkenalkan bisnis network-marketing yang mereka jalankan kepada teman
dan relasi. Walaupun demikian, banyak sekali distributor yang tidak
melakukannya. Mengapa?
Alasan
utama adalah ”Rasa Takut”.
Cara
yang tepat untuk mengatasi “Rasa Takut” adalah dengan meminta bimbingan dan
training dari upline supaya perlahan-lahan “Rasa Takut” tersebut dapat
dihilangkan.
- Distributor yang kurang berkomunikasi dengan prospek : Sering kali seorang distributor menetapkan target yang terlalu
rendah dalam kegiatan prospekting. Seorang distributor dalam jaringan saya
bertanya, “Saya sudah melakukan presentasi 2 kali seminggu selama 2 bulan,
tapi belum juga ada yang bergabung dalam bisnis network-marketing saya.
Saya rasa saya tidak cocok di bisnis ini.”
Jika Anda juga mengalami hal di atas, mungkin saja “ilmu merekrut” Anda masih belum cukup. Mungkin di bulan-bulan pertama Anda masih perlu melakukan 20 presentasi untuk merekrut satu distributor. Tetapi dengan latihan yang cukup dan bimbingan dari mentor dan upline Anda, kemungkinan besar “ilmu merekrut” Anda akan meningkat secara bertahap sehingga Anda dapat merekrut satu distributor baru setiap minggu.
- Distributor yang tidak berkomunikasi dengan prospek yang tepat : Seringkali distributor network-marketing menghabiskan terlalu
banyak waktu dengan prospek yang tidak tepat. Yang dimaksud dengan prospek
yang “tidak tepat” adalah orang-orang yang tidak berminat dan juga tidak
cocok untuk menjalankan bisnis network-marketing. Contohnya adalah
orang-orang yang suka mengeluh, orang-orang yang gampang menyerah,
orang-orang yang tidak berminat untuk meningkatkan penghasilan dan taraf
hidup keluarga-nya.
Kalau
begitu, bagaimana tipe prospek yang tepat?
Tipe prospek
yang tepat adalah orang-orang aktif yang berpikiran positif dan selalu berusaha
supaya lebih sukses. Tipe orang-orang ini seringkali bergaul dengan orang-orang
sukses lainnya yang selalu berpikiran positif dan berusaha supaya lebih maju.
Supaya
Anda dapat merekrut orang-orang sukses, Anda juga harus mempraktekkan kebiasaan
orang-orang sukses dengan cara belajar mengembangkan kepribadian melalui
training-training yang sering diadakan oleh upline dalam organisasi maupun
perusahaan network-marketing yang Anda jalankan.
- Distributor yang tidak berkomunikasi dengan benar ke prospek : Dalam kegiatan prospekting dan rekruting, kita harus mengutamakan
kepentingan prospek. Kita harus sadar bahwa peluang bisnis yang kita
tawarkan haruslah sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Jangan sampai
kita memaksakan kehendak kepada seorang prospek / calon distributor. Jika
kita terlalu memaksakan supaya prospek bergabung dengan bisnis
network-marketing kita, bisa saja mereka setuju untuk bergabung dan
membayar uang keanggotaan karena segan untuk menolak. Akan tetapi, jika
mereka tidak mengembangkan bisnis mereka setelah bergabung secara resmi,
maka perkembangan bisnis network-marketing Anda tetap akan terhambat.
- Distributor yang terlalu banyak bicara :
Orang-orang tertentu memiliki kebiasaan untuk terlalu banyak bicara.
Seharusnya kegiatan rekruting memiliki porsi presentasi dan tanya jawab
yang seimbang. Artinya : kegiatan rekruting merupakan kegiatan dua-arah.
Jangan mendominasi kegiatan rekruting dengan presentasi Anda. Supaya
terjadi interaksi yang sehat, ada baiknya Anda menanyakan poin-poin
tertentu kepada prospek / calon distributor, atau mereka diberikan
kesempatan untuk mengajukan pertanyaan. Jika Anda mendominasi kegiatan
rekruting dengan presentasi dari Anda yang bersifat se-arah, ada
kemungkinan prospek / calon distributor menjadi antipati terhadap peluang
bisnis yang Anda tawarkan.
Demikianlah
5 alasan utama yang mengakibatkan gagalnya kegiatan rekruting. Mudah-mudahan
dengan mengetahui penyebab kegagalan rekruting tersebut, Anda dapat
menghindarinya dan semakin sukses dalam mengembangkan bisnis network-marketing
Anda.
---------------------------------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar